Showing posts with label kesehatan. Show all posts
Showing posts with label kesehatan. Show all posts

Bahaya Bermain Game Online

0 comments

Bahaya Bermain Game Online

Bermain game online bisa membuat anda terhibur tapi juga bisa membuat anda terus ketagihan dan efeknya otak Anda akan terancam juga. Berikut adalah bahaya bermain game online bagi kesehatan otak.

Sebuah studi yang diadakan oleh dua perusahaan riset asal China, Enfodesk dan juga Eguan, memperlihatkan bahwa sekitar 100 juta orang di China mengalami gangguan otak akibat bermain video game, Sina Tech melaporkan.
Laporan ini mendefinisikan mereka yang mengalami gangguan otak sebagai orang yang kehilangan kendali diri dan secara perlahan memperlihatkan ketergantungan yang tidak rasional terhadap game. Meskipun laporan ini secara berlebihan menyebut para pemain game ini mengalami “mati otak” atau “gangguan otak”, saya rasa sebutan yang lebih tepat bagi mereka adalah orang yang menunjukkan tanda kecanduan game.
Enfodesk dan Eguan mengumpulkan data menggunakan kuisioner, wawancara langsung, dan uji lapangan. Dari hasil survei, 67,5 persen pemain game di China mengatakan bahwa mereka kenal seorang teman yang mengalami ‘gangguan otak’ seperti ini. Tapi, hanya 0,02 persen yang mengaku dirinya juga masuk dalam kategori tersebut.
Survey ini memperlihatkan bahwa kebanyakan pecandu game ini berpusat di provinsi bagian timur laut China dengan persentase 29,7 persen dari populasi yang mengalami kecanduan. Provinsi dengan tingkat kecanduan tinggi lainnya antara lain Henan (17,2 persen) dan Fujian (12,9 persen). 40,2 persen sisanya tersebar di wilayah lain di China. Untuk jenis kelamin, sesuai dugaan, pria mengalami kecanduan 30 persen lebih banyak daripada wanita.
Regulator di China sudah berusaha menghimbau para developer game agar membuat sistem yang tidak membuat kecanduan, tapi sejauh ini kebanyakan developer gagal mengembangkan sistem yang seperti itu. Jika memang para pecandu game ini tersebar di seluruh China, maka angka tersebut mungkin akan semakin tinggi dengan mulai hadirnya game konsol di negara ini.

Maksimalkan Olah Raga Anda Dengan Mengatu Waktu Yang Tepat

0 comments

Maksimalkan Olah Raga Anda Dengan Mengatu Waktu Yang Tepat!!

Ada waktu yang tepat untuk berolahraga agar kesahatan fisik, mental, dan pembakaran kalori Anda maksimal, namun juga ada waktu yang sebaiknya Anda hindari untuk mencegah sakit dan cedera.
“Waktu terbaik untuk berolahraga adalah ketika Anda bisa melakukannya secara konsisten,” kata Jessica Matthews, seorang ahli fisiologi olahraga dan juru bicara di American Council on Exercise.
Berikut ini 6 waktu yang tepat untuk Anda berolahraga :
Sore hari
Sebuah hasil penelitian mengungkapkan bahwa salah satu waktu yang tepat untuk olahraga adalah ketika matahari akan terbenam atau di sore hari sekitar pukul 4 dan 5 sore, dimana suhu tubuh manusia diketahui berada pada tingkat tertinggi. Pada waktu tersebut Anda akan mendapatkan latihan yang maksimal, membuat otot Anda lebih fleksibel sehingga menghasilkan kekuatan pada tingkat tertinggi dan latihan Anda akan terasa menjadi lebih mudah.
Pagi hari
Ini alasan mengapa Anda harus bangun pagi untuk berolahraga, karena dalam sebuah studi kecil di Mollen Clinic, Arizona, AS, membuktikan bahwa 75% latihan di pagi hari, para pasien di klinik ‘terjebak’ dengan rutinitas yang baik tersebut, dibandingkan yang hanya 25% olahraga di sore hari. “Anda memulai hari dengan pembakaran kalori yang tinggi, dan mendapatkan energi yang maksimal dari metabolisme tubuh yang baik dalam membantu Anda meningkatkan energi untuk melakukan aktivitas seharian,” ujar Jenn Burke, fitness manager di Crunch Gyms, Los Angels, AS. Burke juga menyarankan untuk menambahkan camilan tinggi protein setelah Anda bangun tidur.
Ketika terserang flu
Melakukan olahraga ketika Anda sakit itu memang tidak dianjurkan, tetapi jika Anda hanya terserang flu ringan, latihan kecil dirumah bisa membantu mengurangi gejala tersebut. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Thomas G. Weidner, PhD., dan rekannya dari Ball State University, AS, menemukan bahwa bahan kimia alami dalam tubuh yang meningkatkan suasana hati akan dilepaskan oleh tubuh selama berolahraga sehingga dapat membantu mengobati gejala flu. Namun hindari berolahraga terlalu lama, Anda bisa melakukan setengah dari waktu biasanya Anda berolahraga dan baiknya dilakukan didalam rumah karena selain lebih efisien juga menghindari agar kuman tidak menular ke orang lain. Jessica Matthews menyarankan melakukan yoga atau berjalan di treadmill selama 20 menit di tambah dengan stretching.
Ketika masa ‘haid’ tiba
ketika haid datang, sebagian wanita memilih mengurangi intensitas aktivitasnya termasuk mengurangi jadwal olahraga, ini mungkin disebabkan oleh rasa sakit di perut saat haid. Namun menurut para ahli, zat endorfin (zat biokimia dalam tubuh) yang dikenal sebagai hormon kebahagian dilepaskan oleh tubuh selama olahraga dapat meningkatkan mood serta mengurangi rasa sakit ketika haid. Bahkan, Stacy Sims, PhD., seorang ahli fisiologi olahraga dari Stanford Prevention Research Center, mengungkapkan bahwa masa haid mungkin adalah waktu terbaik untuk meningkatkan intensitas olahraga. Hasil penelitian yang dilakukan Stacy menunjukan adanya perubahan hormon selama haid yang dapat membuat seorang wanita merasa lebih kuat dan membantu menghilangkan rasa sakit lebih cepat.
Olahraga pada jam istrahat kantor
Selain dapat menghilangkan stres dan meningkatkan mood, olahraga saat waktu istrahat kantor juga menawarkan banyak manfaat positif untuk kinerja seseorang seperti misalnya, meningkatkan ketajaman mental, manajemen waktu dan produktivitas. Menurut Jessica Matthews, jalan cepat selama 5-10 menit disekitar gedung kantor bisa menjadi alternatif baik jika Anda tidak cukup waktu untuk pergi ke gym pada jam istrahat kantor.
Ketika merasa lelah
Menurut Jenn Burke, melakukan olahraga saat merasa lelah sehabis beraktivitas seharian dapat membantu membangkitkan energi yang lebih kuat daripada yang dihasilkan setelah tidur siang. Burke menyarankan untuk melakukan beberapa sesi olahraga selama 20 menit seperti, jogging di sekitar rumah atau cardio dance didalam rumah. Hal ini juga bagus untuk jam biologis Anda di malam hari sehingga Anda akan mendapatkan kualitas tidur yang baik.

Mainan Anak-Anak Jauh Lebih Kotor dari Toilet Duduk !

0 comments
Sebuah studi telah mengungkapkan bahwa barang-barang yang ada di dalam rumah ternyata lima kali lebih banyak terdapat bakteri dibandingkan toilet duduk.
Hati-hati, Mainan Anak-Anak Jauh Lebih Kotor dari Toilet Duduk !Menurut para peneliti, mainan anak-anak yang ada dirumah juga rata-rata sangat terkontaminasi oleh berbagai macam bakteri seperti misalnya, E.Coli, APC, dan Enterobacteriaceae. Meskipun sebagian orang percaya bahwa toilet duduk adalah tempat yang paling kotor dirumah.
Namun penelitian yang dilakukan oleh Domestos dan UNICEF menyatakan bahwa rata-rata toilet duduk hanya memiliki 1.600 kuman per 100cm2, sedangkan permainan anak-anak ditemukan jauh lebih banyak, misalnya trampolin yang dikatakan paling buruk karena memiliki 640.000 kuman per 100cm2, sementara sepeda dan bola keduanya memiliki 14.000 kuman per 100cm2.
Lalu para peneliti menganalisa barang-barang yang ada di dalam rumah seperti misalnya, konsol game yang memiliki 7.863 kuman per 100cm2 yang hampir 5 kali lebih banyak dari toilet duduk, pegangan kulkas 7.474 kuman per 100cm2, dan boneka atau mainan favorit lainnya yang jauh lebih bersih diketahui memiliki 2.549 bakteri per 100cm2.
Melalui jajak pendapat yang dilakukan, para peneliti menyatakan bahwa 3 dari 5 orang percaya jika anak-anak bahkan orang dewasa datang kerumah membawa sebagian besar bakteri dari luar rumah, “mencuci tangan mungkin adalah cara paling efektif dan sederhana untuk mengurangi penyakit akibat bakteri-bakteri tersebut, di Inggris ataupun di seluruh dunia,” kata Dr. Lisa Ackerley, seorang ahli kesehatan dan kebersihan di Inggris.
“Secara harfiah, keselamatan kita dan orang lain ada di tangan kita sendiri. Dengan memastikan kita memiliki tangan yang bersih, kita juga telah mencegah bakteri-bakteri ke orang lain, dan kita juga bisa memastikan bahwa kita tidak sakit karena bakteri yang ditinggalkan orang lain,” sambung Lisa.
Sementara Clemence Brunet dari Domestos mengatakan, “Ini mengkhawatirkan dan perlu perhatian lebih, karena ternyata perawatan yang kita berikan pada mainan anak-anak dan barang rumah tangga lainnya yang diketahui jauh lebih bersih, masih memiliki bakteri lebih banyak dari toilet duduk,” seperti yang di kutip dari Daily Mail baru-baru ini. (boy)

MERS, Virus Kelelawar yang Renggut Puluhan Jiwa

0 comments
Blog Suka Suka - Baru-baru ini beberapa negara di Timur Tengah di gegerkan dengan penemuan virus mematikan yang berasal dari seekor kelelawar. Virus tersebut diberi nama Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
MERS,-Virus-Kelelawar-yang-Renggut-Puluhan-Jiwa
Virus yang ditemukan di negara-negara seperti Yordania, Qatar dan Arab Saudi ini memiliki gejala yang mirip dengan flu seperti yang sering kita jumpai. Beberapa sumber mengatakan bahwa virus ini telah membunuh lebih dari 45 orang di seluruh dunia.
Peneliti menganggap bahwa virus MERS tampaknya ditularkan dari kelelawar pemakan serangga, dan mulai menginfeksi kelelawar lainnya hingga sampai pada manusia.
Dr. W. Ian Lipkin, direktur Center for Infection and Immunity, Mailman School of Public Health, Columbia University mengatakan, “Ada beberapa laporan penemuan virus mirip MERS pada binatang-binatang tertentu. Tapi tak ditemukan kecocokan genetik. Namun dalam kasus ini kami memiliki virus pada binatang yang ternyata identik dengan rangkaian virus yang ditemukan pada kasus manusia pertama,” seperti dikutip Foxnews.
mers
Pernyataan Lipkin tersebut menyusul hasil penelitiannya yang menyatakan bahwa virus yang ditemukan pada salah satu kelelawar terbukti 100 persen identik dengan virus MERS yang menjangkiti manusia.
Selain virus MERS, kelelawar juga dianggap sebagai hewan yang menularkan berbagai virus mematikan seperti, rabies, SARS, gangguan pernapasan akut, yang diperkirakan telah merenggut korban jiwa lebih dari 750 orang di Asia Tenggara antara 2002-2003.
Untuk mengurangi penyebaran virus-virus tersebut, peneliti masih berusaha melakukan kajian mendalam dengan melanjutkan pencarian virus pada berbagai jenis binatang di sekitar penyebaran virus MERS pertama. (dan)
BACA JUGA :

Telepon Seluler Bisa Membuat Anda Tampak Jelek

0 comments
Sebuah survei oleh perusahaan teknologi Qualcomm baru-baru ini melaporkan, sedikitnya 29 persen responden melaporkan bahwa telepon seluler mereka adalah benda pertama dan terakhir yang mereka lihat setiap hari.

Mulai dari mengirimkan pesan teks, mengambil foto hingga memeriksa transaksi bank, semuanya sangat mudah jika dilakukan dengan menggunakan ponsel, tapi harus hati-hati karena ternyata menggunakan ponsel ini punya dampak negatif yang bisa membuat Anda tampak kurang menarik.

1. Lingkaran hitam di mata

Dalam sebuah penelitian yang didanai oleh beberapa produsen terbesar ponsel di dunia, para peneliti dari AS dan Swedia menemukan bahwa radiasi ponsel bisa menyebabkan sakit kepala dan mengganggu pola tidur. Penelitian lainnnya di Swedia mengungkap, seperempat jumlah anak muda selalu bersama ponselnya sepanjang waktu, yang kemudian dapat menyebabkan gangguan tidur, stres dan depresi.

“Kurang tidur bisa menyebabkan meningkatnya kadar stres dan menimbulkan lingkaran hitam serta kantung mata,” ungkap Dr. Eric Schweiger, pendiri Clear Clinic di New York, kepada Yahoo! Shine.

Meski ada banyak produk di pasaran yang bisa membantu Anda mengurangi tampilan kantung dan lingkaran gelap pada mata Anda, cara yang paling tepat adalah mematikan ponsel ketika hendak tidur. Jika mungkin, lebih baik tinggalkan ponsel Anda di ruangan lain dan gunakan jam alarm terpisah di meja Anda.

Namun, jika Anda bersikeras membawa ponsel Anda ke tempat tidur, Mayo Clinic di Arizona menyarankan untuk meredupkan lampu dengan menyesuaikan pengaturan cahaya, dan jika Anda ingin memeriksa satu email terakhir sebelum tidur, peganglah ponsel Anda setidaknya pada jarak 35 cm dari wajah.

2. Keriput
Pengaturan ukuran huruf yang kecil di ponsel membuat Anda terus menyipitkan mata, yang bisa menyebabkan timbulnya keriput di dahi. Jika ini terus-menerus terjadi maka bisa menyebabkan keriput yang serius.

“Ketika Anda menyipitkan mata, Anda mengubah otot di wajah dan membuat kulit lebih berkerut,” kata Schweiger. “Botox bisa membantu mengatasi ini, namun Anda harus melatih tubuh agar tidak membuat ekspresi semacam ini.”

Jika Anda tidak punya uang untuk bisa melakukan perawatan Botox, Anda cukup mengatur ukuran huruf yang lebih besar di ponsel Anda yang bisa membantu mengatasi beberapa masalah tersebut. Selain itu, gunakan krim mata (Shiseido Benefiance WrinkleResist24 Intensive Eye Contour Cream, $55 atau Rp 603.844, sephora.com) dan krim antipenuaan (Garnier Nutritioniste Ultra-Lift Intensive Deep Wrinkle Day Cream, SPF $30, 17,99 atau Rp197.511, dugstore.com) sehari-hari untuk membuat kulit Anda bebas keriput.

3. Kondisi kulit memburuk

Beberapa penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa ponsel memiliki bakteri 18 kali lebih berbahaya dari pegangan pintu toilet, di antaranya seperti E. coli dan salmonella. Masalahnya, dalam satu hari ponsel Anda menempel di wajah Anda beberapa kali, jadi mudah untuk bakteri melompat ke kulit Anda, yang menyebabkan jerawat serta infeksi.

“Ada banyak minyak di layar ponsel yang menyentuh rambut dan wajah kita sehingga menyebabkan pori-pori tersumbat dan berjerawat,” tambah Schwiger. “Saya menyarankan pasien saya untuk menggunakan kapas beralkohol dan melap ponsel mereka setidaknya sekali sehari untuk membersihkan minyak tersebut.”

Salah satu cara paling efektif untuk membersihkan ponsel Anda dari kuman adalah dengan menggunakan UV Cell Phone Sanitizer ($49,95 atau Rp550.609, violight.com). Produk itu bisa membersihkan 99,9 persen bakteri seperti E.coli, salmonella, dan listeria, serta virus H1N1 dalam tiga menit. Metode yang lebih murah adalah melap ponsel Anda dengan kain mikrofiber seperti GoSwype ($1,99 atau Rp21.941, goswype.com).

4. Rahang kendur
Karena terus-menerus menunduk melihat ke arah ponsel, rahang Anda bisa kendur, keriput dan  menciptakan garis rahang. Satu-satunya cara untuk mengatasi masalah ini, atau yang disebut dengan leher kalkun, adalah dengan melakukan operasi. Namun, Anda bisa menghindarinya dengan memegang ponsel sejajar di depan Anda. “Sulit untuk mengurangi perilaku ini, tapi perangkat hands-free bisa membantu,” kata Schweiger. Menggunakan krim khusus juga bisa membantu menjaga kulit Anda di area tersebut, seperti L'Oreal RevitaLift Triple Power SPF 30 Day Lotion, $24,99 atau Rp275.876, di lorealparisusa.com.

5. Mata merah
Menatap layar ponsel selama berjam-jam sambil mengakses situs dan menjawab banyak email masuk bisa menyebabkan mata memerah, tidak hanya kering tapi juga menjadi sangat merah, dan itu bukan tampilan yang bagus. Mata merah disebabkan oleh pembuluh darah yang melebar atau bengkak pada sklera (area putih di permukaan paling luar). Untuk menghindarinya, Anda hanya perlu beristirahat dengan cukup dan menjauh dari layar ponsel selama beberapa waktu atau menggunakan tetes mata untuk menjaga mata agar tetap lembab.

BACA JUGA:

Hal sepele yang bisa merusak mata

0 comments
blogsukasukaa.blogspot.com, Kesehatan mata sudah selayaknya dijaga dengan baik. Namun gaya hidup, budaya kerja, kebiasaan makan, lingkungan yang tercemar dan sikap terhadap diri sendiri seringkali justru membahayakan mata. Bahkan tanpa disadari ada beberapa hal yang dapat merusak kesehatan mata, mulai dari merokok hingga pola diet yang salah.

Kerusakan pandangan mata merupakan salah satu hal yang mungkin dialami pada usia muda jika tidak dijaga dengan baik. Pernahkah Anda pernah berpikir apa saja yang bisa menyebabkan berkurangnya kemampuan mata untuk melihat lebih jernih? Berikut beberapa faktor yang dapat merusak kesehatan mata, seperti dilansir Boldsky, Kamis (25/7/2013):

1. Merokok

Merokok memiliki banyak efek buruk pada kesehatan secara keseluruhan, merusak pandangan mata Anda adalah salah satunya. Rokok mengandung zat kimia dalam jumlah banyak dan merugikan bagian sensitif dari retina yang disebut makula. Ketika sel-sel makula mati, maka kerusakan pada mata akan semakin mungkin terjadi. 

2. Mengerutkan mata

Terkadang tanpa sadar kita menempatkan terlalu banyak tekanan pada mata, misalnya saat bekerja di depan komputer, menonton TV, bermain video game, dan membaca selama berjam-jam. Tekanan berlebihan ini membuat otot-otot di sekitar mata mengalami kerusakan. Pada akhirnya, penglihatan pun akan mengalami gangguan. 

3. Sinar ultraviolet (UV)

Saat paparan sinar matahari sedang sangat menyengat, Anda disarankan untuk memakai kacamata hitam. Mengapa demikian? Sinar UV yang berasal dari matahari dapat membahayakan mata Anda dengan membakar kornea dan merusak lensa mata serta retina. Selain itu, paparan sinar UV berlebihan pada mata juga meningkatkan risiko katarak.

4. Tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi darah tinggi bisa sangat berbahaya bagi mata jika tidak diobati. Kondisi ini merusak pembuluh darah di retina, yaitu daerah di belakang mata yang berfungsi untuk memfokuskan gambar. Penyakit ini dikenal sebagai retinopati hipertensi.

5. Diabetes

Jika Anda adalah pasien dengan diabetes, Anda lebih mungkin untuk terkena beberapa penyakit mata seperti glaukoma. Kondisi ini disebut juga sebagai retinopati diabetes, yaitu di mana retina mengalami kerusakan parah. Saat ini, glaukoma merupakan penyebab utama kebutaan dan penglihatan yang kabur.

6. Alkohol

Asupan alkohol yang berlebihan dapat berbahaya bagi tubuh, termasuk mata. Hal itu dapat menyebabkan masalah pada penglihatan dan kesehatan mata secara keseluruhan. Efek dari mengonsumsi alkohol berlebihan antara lain penurunan kinerja visual, reaksi pupil melambat, sering migrain, mata kemerahan, dan penurunan sensitivitas kontras.

7. Diet yang tidak sehat

Jika Anda sedang mengikuti diet yang tidak sehat, maka tubuh tidak akan mendapatkan nutrisi penting termasuk untuk mata. Kondisi inilah yang membuat Anda lebih rentan terhadap penyakit mata. Kekurangan Vitamin A dapat menyebabkan kebutaan, kesulitan melihat pada malam hari, dan mata yang mengering. Tak hanya itu, kekurangan vitamin lain seperti vitamin B12 juga dapat menyebabkan penglihatan kabur. 

8. Menggunakan komputer

Komputer saat ini sudah menjadi salah satu kebutuhan, baik untuk bekerja maupun untuk belajar. Namun masalahnya adalah kita tidak tahu batas kemampuan tubuh untuk beraktivitas di depannya. Setiap harinya, kita melihat layar komputer selama lebih dari 5-6 jam dan kadang-kadang tidak memberikan jeda istirahat untuk mata. Bahkan tanpa sadar, selama bekerja kita bahkan lupa untuk berkedip. Hal seperti ini menyebabkan ketegangan mata, kelelahan mata, iritasi, kurangnya kepekaan terhadap cahaya, iritasi mata, dan penglihatan ganda.